Selasa, 06 November 2012

Andai Hidup Seperti Komputer

Hidup ini sebenarnya seperti program di komputer. Bila hidup kita ingin lancar dan bebas virus maka:

• DELETE semua file KEMAKSIATAN.


• INSTALL anti-VIRUS NAFSU dan SYAITHAN.

• RESTART kehidupanmu dengan KEBERKAHAN dan KASIH-Nya


• REFRESH peribadi kita dengan AKHLAQ MULIA.


• DOWNLOAD sifat-sifat TAAT dan TAQWA.


• UPLOAD tingkahlaku yang BENAR, JUJUR dan IKHLAS.


• Jangan meng-UNDO pengalaman BURUK dan SEDIH.


• LOADING semua dengan DOA dan USAHA.


• COPY dan PASTE semua HIKMAH dan ILMU yang bermanafaat.


• ENTER sifat TAWAKKAL dan IHSAN.


Semoga PROGRAM KOMPUTER KEHIDUPAN DUNIA kita akan berjalan LANCAR.


Sehingga berhasil memasuki PROGRAM KEHIDUPAN AKHIRAT yang serba OTOMATIS dan CANGGIH.
..

@share...

Senin, 05 November 2012

Perbincangan Ibu dengan Putrinya

Anak : Ibu, boleh tanya gak?
I b u : Tentu boleh. Mau tanya apa anakku?

Anak : Mmm... Dulu sebelum ibu menikah sama bapak, apa pacaran terlebih dahulu?
I b u : Gak anakku. Ibu sama bapakmu gak pernah pacaran.

Anak : Terus ibu dan bapak dijodohin gitu?
I b u : Gak juga kok..

Anak : Lalu gimana ceritanya ibu dan bapak bisa ketemu?
I b u : Anakku, soal rezeki, jodoh dan ajal itu adalah hak Allah. Jika Dia telah berkehendak, tak ada suatu hal apapun yang sulit bagi-Nya..

Anak : Maksud ibu?
I b u : Begini. Walaupun ibu dan bapakmu tidak pernah kenal sebelumnya, ternyata Allah mempunyai cara untuk mempertemukan ibu dan bapakmu..

Anak : Tapi kok ibu sama bapak bisa saling mencintai dan menyayangi seperti sekarang? Padahal sebelumnya tidak saling kenal?
I b u : Anakku. Jika sebuah keluarga dibangun dengan niat ibadah dan didasari dengan ketulusan semata-mata karena Allah, maka cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya seiring perjalanan waktu. Dan semakin lama cinta itu semakin tumbuh mekar mengembang. Kamu lihat sendiri bagaimana ibu dan bapakmu kan??

Anak : Makanya aku tanya sama ibu. Seneng banget deh ngeliat ibu dan bapah mesra terus. Oya bu, kalau gitu aku tak perlu susah-susah mencari jodoh dong??
I b u : Tetap harus berusaha anakku. Berusahalah menjadi seorang yang berkepribadian baik. Jangan lupa mintalah kepada-Nya dalam setiap sujudmu. Kamu tak harus kesana kemari untuk mengejar pasanganmu. Yakinlah jika sudah waktunya, selalu ada cara bagi Allah untuk mempertemukanmu dengan pasanganmu....
 
 
 

Rabu, 24 Oktober 2012

Carilah Calon Suami Yang Tampan Akhlaknya

Jangan mencari calon suami yang tampan wajahnya..

Jangan mencari calon suami yang banyak hartanya..

Jangan pula mencari calon suami yang selalu diperebutkan para wanita..

Akan tetapi carilah seorang calon suami yang benar-benar halus tutur katanya..

Yang begitu mulia budi pekerti dan tampan akhlaknya..

Yang bisa memuliakan kaum wanita..

Yang benar-benar telah siap menjadi pemimpinmu..

Yang dapat membimbingmu untuk semakin dekat kepada-Nya..

Yang dapat menuntunmu ke jalan yang diridhai-Nya..

Yang bisa mengingatkanmu ketika engkau telah lalai dalam melaksanakan dan menjalankan kewajiban-Nya..

Yang bisa menyadarkanmu ketika engkau telah berbuat khilaf..

Yang bisa meluruskan kesalahanmu dengan penuh kelembutan..

Yang bisa menegumu ketika engkau telah berpaling pada tanggung jawab dan kewajibanmu sebagai seorang isteri yang wajib taat pada suami dan Rabb-Nya..

Yang bisa memaafkanmu dengan penuh keikhlasan jika engkau telah menjadi seorang isteri yang kufur..

Ketika engkau salah bukannya dia marah..

Ketika engkau khilaf bukannya dia memvonis..

Ketika engkau kufur bukannya dia meninggalkan..

Tapi sebaliknya,dia pantang menyerah untuk selalu membimbingmu, menuntunmu,mengajarimu. Untuk kembali ke jalan yang benar..

Senin, 22 Oktober 2012

Jadilah Pribadi Unggul

Banyak Lelaki yang mengatakan di Zaman sekarang sulit mendapatkan Wanita shalehah.. sejuta/1 dan ana hanya bisa merespon..

Karena di Zaman sekarang juga sulit mendapatkan lelaki yang shaleh, sejuta/1..

Seharusnya berkaca pada diri masing-masing, Apakah kita pantas mendapatkan Hamba ALLAH yang Mulia itu??


ALLAH akan memberikan perhiasan terindah itu pada hamba-Nya yang bertaqwa pada-Nya..

Jangan MENCARI tapi MENJADI..

Jangan mencari yang shaleh, tapi jadilah akhwat shalehah..
 
Jangan mencari yang shalehah, tapi jadilah ikhwan shaleh..

Karena walaupun kita mencari tapi diri kita tidak menjadi, ALLAH tidak akan memberikan..

Namun jika kita menjadi tanpa mencari pun ALLAH sudah menyiapkan karena untuk masalah jodoh,ALLAH akan memberikan sesuai dengan kepribadian & kadar keimanan kita..(QS.An-Nur:26)

Menantilah dengan KeImanan,agar Cinta itu tetap dalam Ke Suci an..

Sabtu, 20 Oktober 2012

Kecewa 2

Terkadang hidup ini bukan apa yang kita inginkan terjadi, melainkan ketetapan Allah yang tidak seperti kita harapkan. Itulah sumber dari kesedihan yang kita rasakan. Rasa sepi, duka, tekanan batin dan berbagai rasa sakit yang menyertai perbuatan orang yang justru anda cintai, telah mencoba menghadapi dan mengatasinya. Kini anda merasa seorang diri, menderita ketegangan jiwa, highlight kekhawatiran dalam menjalani hidup ini tidaklah mudah. Kesedihan yang mendalam justru karena perbuatan orang yang kita cintai. Kita menggantungkan harapan yang begitu besar namun yang terjadi malah justru kita menjadi kecewa dan itu membuat kita menjadi sedih dan terluka.

Ada satu tips untuk mengatasi kesedihan itu, Lihatlah bahwa kesedihan yang anda rasakan adalah wujud kasih sayang Allah membuat anda menjadi orang yang memiliki kekuatan dan kesabaran untuk bisa menjalani kehidupan ini dengan berbagai rasa perih terluka karena terluka akibat perbuatan orang kita cintai, orang yang pale kita sayangi di dalam hidup ini, terkadang karena rasa sakit dan kecewa membuat kita menjauh dari Allah, namun Allah tidak pernah menjauh dari kita. Apapun pilihan hidup anda, Allah selalu hadir dengan kasih sayangNya. Allah senantiasa mendukung setiap langkah anda. Allah memanggil anda disetiap kumandang adzan, dalam doa dan sholat agar anda semakin mendekatkan diri kepada Allah. Allah memanggil kita untuk hidup menurut jalan yang telah ditetapkanNya. Apapun penyebabnya yang membuat anda perih, sakit, terluka dan penuh derai atmosphere mata bukan semata perbuatan orang lain melainkan datangnya dari Allah yang harus anda terima dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

“Janganlah kamu bersikap lemah janganlah pula kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang pale tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman.” (QS. Ali-Imran :139).
 

Selasa, 16 Oktober 2012

Memohon Rezeki

Fadlan datang kepada seorang kyai di kampungnya. Ia merasa bingung. Sudah banyak cara telah ia tempuh, namun rezeki masih tetap sulit ia cari.

Kata orang, rezeki itu bisa datang sendiri, apalagi kalau sudah menikah. Buktinya, sudah 3 tahun ia menikah dan dikarunia dua orang anak, ia masih tetap hidup luntang-lantung tak menentu.


Benar, keluarganya tidak pernah kelaparan sebab tidak ada makanan. Namun kalau terus-terusan hidup kepepet dan tidak punya pekerjaan, rasanya tidak ada kebanggaan diri.

Ia pun datang kepada Kyai Ahmad untuk minta sumbang saran. Kalau boleh sekaligus minta doa dan pekerjaan darinya.

Terus terang, ia sendiri kagum dengan sosok Kyai Ahmad
yang amat bersahaja. Tidak banyak yang ia kerjakan, namun dengan anak 9 orang, sepertinya mustahil bila ia tidak pusing memikirkan nafkah keluarga. Tapi nyatanya, sampai sekarang
Kyai Ahmad tetap sumringah di mata Fadlan. Tidak pernah ia lihat Kyai Ahmad bermuka muram seperti dirinya. Makanya hari itu, Fadlan datang untuk meminta nasehat kyai tersebut.

“Hidup ini adalah adegan. Kita hanya wayang, sementara dalangnya adalah Gusti Allah! Jadi, manusia itu hidup karena disuruh ‘manggung’ oleh Dalangnya!” Kyai Ahmad
membuka penjelasan dengan sebuah ilustrasi ringan.

“Gak mungkin… Kalau wayang itu manggung sendiri. Pasti, ia dimainkan oleh Dalang. Sementara selama di panggung, pasti Dalang akan memperhatikan nasib wayang itu! Begitu juga manusia… Gak mungkin dia hidup di dunia, tanpa diperhatikan segala kebutuhannya oleh Gusti Allah! Sudah paham belum kamu, Fadlan?!” Kyai Ahmad mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan.

“Tapi pak kyai…, kalau Gusti Allah benar menjamin hidup hamba-Nya… Kenapa hidup saya seperti sia-sia begini ya… Nyari nafkah saja kok susah!” Fadlan menyampaikan keluhnya.

“Oh… Itu karena kamu belum datang kepada Gusti Allah. Kalau kamu datang kepada Gusti Allah, hidupmu gak bakal sia-sia!” Kyai Ahmad menambahkan.

Fadlan belum mengerti betul apa maksud sebenarnya dari kata ‘datang kepada Allah’, ia pun menanyakan gambaran kongkrit tentang hal itu kepada Kyai Ahmad. Dengan santai Kyai Ahmad menjelaskan,

“Fadlan…, semua masalah di dunia ini bakal selesai asal kita datang kepada Allah. Banyak di dunia ini orang yang bermasalah,
punya hutang segunung, rezeki sulit, ditimpa berbagai macam penyakit, kemiskinan, kelaparan dan lain-lain… Itu disebabkan karena mereka tidak datang kepada Allah. Kalau saja mereka datang kepada Allah, maka segala masalah mereka terselesaikan!”

“Apakah hanya sesederhana itu, pak Kyai?” Fadlan bertanya dengan nada penasaran.

“Ya, hanya sesederhana itu!” Pak kyai menegaskan.

Usai pembicaraan dengan Kyai Ahmad, Fadlan merasa yakin bila dirinya hendak mencari nafkah, maka cara termudah yang dapat ia kerjakan hanyalah dengan ‘Datang dan Memohon kepada Pemilik Nafkah!’......

Jumat, 12 Oktober 2012

Perjalanan Seekor Burung Pipit

Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udara disana selalu dingin dan sejuk.

Benar, pelan-pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi. Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju. Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat.

Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang to lol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.

Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki-maki si Kerbau. Lagi-lagi si Kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan
mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa dia akan mati karena tak bisa bernapas.

Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan-pelan meleleh oleh hangatnya kotoran kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puas-puasnya.

Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.

Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

***

Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran, diantaranya :

1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.
2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu-satunya ukuran.
3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang-kadang bisa berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.
4. Ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan lupa dan jangan terburu nafsu, agar tidak kebablasan.
from:myquran.com