Suudzon
dalam Kehidupan Sehari hari banyak dikenal dengan Istilah Buruk Sangka atau
Berprasangka Buruk Kepada seseorang atau sesuatu yang sebenarnya Dia tidak tau
pasti atau tidak tau jelas akan kebenarannya.
Sering
sekali dari kita kebanyakan tidak menyadari atau tidak sengaja, pernah
melakukan hal itu, baik kepada sesama makhluk hidup ataupun tentang sesuatu hal
lainnya.
Bahkan
bukan hanya sekali ataupun dua kali saja, melainkan berkali kali, dan selama
itu juga kita tidak pernah merasa atau tidak menyadarinya.
Suudzon
jika dilihat sepintas memang kelihatan sepele. namun kalau kita mau
mencermatinya, sebenarnya efek dari suudzon itu sendiri sangatlah dahsyat.
Buruk
sangka (suudzon) jika kemudian diteruskan ke orang lain yang orang itu juga
tidak mengerti permasalahannya, maka akan dapat menimbulkan fitnah.
Sebagai
contoh, ada tiga orang sahabat (sebut saja : Waras, Slamet dan Kuat / Nama
hanya ilustrasi belaka). Ketiga Orang Sahabat ini bekerja dalam satu kantor /
Instansi. Suatu ketika si Slamet mengetahui si Waras menerima Uang dari
seseorang yang kebetulan datang ke kantor mereka.
Pada
saat itu si Slamet langsung berfikiran Negatif kepada si Waras. Si Slamet
menyangka uang yang diberikan kepada si Waras tersebut adalah uang tidak resmi
dari seseorang yang pekerjaannya ada kaitannya dengan si Waras dan telah
melakukan tindakan yang tidak seseuai dengan prosedur yang kemudian orang
tersebut memberikan sejumlah uang untuk menutupi perbuatannya itu.
Mungkin
si Slamet Bisa punya fikiran seperti itu karena Dia juga sering melakukan hal
yang sama dengan si Waras yang hanya disangkanya. (Ooooohhh… Ternyata Penulis
juga ikut ikutan suudzon nih…)
Tanpa
disadarinya, si Slamet kemudian menceritakan kejadian yang dilihatnya tersebut
kepada si Kuat dan juga semua teman yang ada dikantornya.
Menurut
Cerita Versi si Slamet kepada si Kuat, bahwa si Waras telah menerima uang
sogokan dari seseorang yang diduga adalah seorang Pengusaha yang melakukan
penyimpangan, sehingga berusaha menyuap si waras dengan sejumlah uang.
Untunglah
si Kuat adalah Orang yang tidak Gampang Percaya begitu saja dengan kabar dari
seseorang yang belum tentu kebenarannya. Si Kuat pun hanya manggut manggut
mendengar cerita si Slamet.
Untuk
membuktikan apakah yang diceritakan oleh si Slamet kepada dirinya itu benar
atau tidak, maka si Kuat pun melakukan Penyelidikan bak Detektif Swasta.
Selidik
punya selidik, akhirnya diketahui juga asal muasal mengapa orang yang diduga
pengusaha oleh si Slamet itu memberikan sejumlah uang kepada si waras.
Ternyata
Dugaan si Slamet kepada si Waras selama ini…….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar